Kabar gembira datang dari Bali, di mana sebanyak 29 ekor penyu berbagai jenis penyu berhasil diselamatkan dari upaya penyelundupan ilegal. Tim gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali dan Kepolisian Sektor Gilimanuk berhasil menggagalkan aksi keji tersebut pada hari Minggu, 4 Mei 2025, sekitar pukul 23.00 WITA. Puluhan penyu berhasil diselamatkan saat berada di dalam sebuah truk yang hendak menyeberang menuju Pulau Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk.
Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang diterima oleh pihak BKSDA Bali mengenai adanya aktivitas mencurigakan terkait pengangkutan satwa dilindungi. Berdasarkan informasi tersebut, petugas BKSDA Bali berkoordinasi dengan Polsek Gilimanuk untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan intensif terhadap kendaraan yang melintas di area pelabuhan. Alhasil, saat melakukan pemeriksaan rutin, petugas mencurigai sebuah truk dengan nomor polisi DK #### XX yang ditutupi terpal. Setelah diperiksa lebih lanjut, ditemukan puluhan ekor penyu berbagai ukuran yang dimasukkan ke dalam karung tanpa dilengkapi dokumen resmi.
Kepala BKSDA Bali, Dr. I Gede Sudiarta, dalam konferensi pers di Denpasar, Senin (5/5/2025) menyampaikan apresiasinya kepada tim gabungan yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ini. “Kami sangat berterima kasih atas kerja sama yang baik antara BKSDA Bali dan Polsek Gilimanuk sehingga puluhan ekor penyu berhasil diselamatkan dari perdagangan ilegal yang mengancam kelestarian satwa dilindungi ini,” ujarnya. Lebih lanjut, Dr. Sudiarta menjelaskan bahwa 29 ekor penyu yang diselamatkan terdiri dari jenis penyu hijau (Chelonia mydas) dan penyu sisik (Eretmochelys imbricata), yang merupakan jenis penyu yang dilindungi undang-undang.
Dalam operasi tersebut, petugas juga berhasil mengamankan seorang sopir truk berinisial AS (42 tahun) yang diduga kuat sebagai pelaku penyelundupan. Saat ini, pelaku beserta barang bukti berupa truk dan puluhan ekor penyu telah diamankan di Mapolsek Gilimanuk untuk proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian akan melakukan pengembangan penyelidikan untuk mengungkap jaringan di balik aksi penyelundupan penyu berhasil diselamatkan ini.
Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter hewan dari BKSDA Bali, seluruh penyu yang penyu berhasil diselamatkan tersebut akan segera dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya di perairan Bali. BKSDA Bali mengimbau kepada masyarakat untuk terus berperan aktif dalam upaya pelestarian satwa dilindungi dan melaporkan segala bentuk aktivitas ilegal yang mengancam keberadaan mereka. Keberhasilan penyelamatan 29 ekor penyu ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dan masyarakat Bali dalam menjaga keanekaragaman hayati.
