Sebuah kejadian yang mencoreng citra kepolisian terjadi di Bali. Seorang oknum polisi berinisial Bripka IWS (35) ditangkap oleh warga dan aparat kepolisian setelah kepergok mencuri sapi di sebuah kandang milik warga di Desa Melaya, Jembrana, Bali. Kejadian ini terjadi pada hari Rabu, 19 Juli 2023, sekitar pukul 03.00 WITA.
Menurut keterangan dari Kapolres Jembrana, AKBP. I Dewa Gede Juliana, S.I.K., M.H., pelaku Bripka IWS diduga telah melakukan pencurian sapi sebanyak dua kali di wilayah tersebut. Aksi pelaku terungkap setelah warga memergoki pelaku saat hendak membawa kabur seekor sapi dari kandang milik korban.
“Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Tindakan oknum polisi ini sangat tidak terpuji dan merusak citra kepolisian. Kami akan memproses pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku dan memberikan hukuman yang setimpal,” ujar AKBP. I Dewa Gede Juliana, S.I.K., M.H., dalam konferensi pers di Mapolres Jembrana, Kamis (20/07/2023).
Pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa seekor sapi curian dan sebuah mobil yang digunakan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya. Saat ini, pelaku Bripka IWS telah ditahan di Mapolres Jembrana dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman maksimal dalam kasus ini adalah 7 tahun penjara. Diduga pelaku lakukan aksi tersebut sebab terjepit ekonomi yang menimpa keluarganya atas kebutuhan uang dengan jumlah besar.
Kasus oknum polisi ini menjadi tamparan keras bagi institusi kepolisian. Kejadian ini menyoroti pentingnya pembinaan dan pengawasan yang lebih ketat terhadap anggota kepolisian. Pihak kepolisian diharapkan dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
“Kami akan melakukan evaluasi terhadap sistem pembinaan dan pengawasan anggota kepolisian. Kami juga akan meningkatkan kerja sama dengan masyarakat untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas,” tambah AKBP. I Dewa Gede Juliana, S.I.K., M.H.
Kejadian oknum polisi yang mencuri ini membuat masyarakat kecewa dan membuat citra kepolisian menjadi buruk. Pihak kepolisian harus melakukan tindakan tegas untuk menindak oknum-oknum yang nakal.
