Bali kembali dikejutkan dengan kabar duka, seorang turis meninggal dunia saat melakukan aktivitas menyelam di area sebuah vila mewah di kawasan Seminyak. Insiden tragis ini dilaporkan terjadi pada hari Kamis, 2 Mei 2025, sekitar pukul 11.00 WITA. Korban diketahui merupakan seorang wisatawan berkebangsaan Rusia dengan inisial AV, berusia 45 tahun. Pihak kepolisian setempat saat ini tengah melakukan investigasi lebih lanjut terkait penyebab pasti turis meninggal tersebut.
Menurut keterangan dari Kompol Made Oka, Kepala Kepolisian Sektor Kuta Utara, korban ditemukan oleh seorang staf vila yang curiga karena korban tak kunjung kembali dari aktivitas menyelamnya di kolam renang pribadi vila. Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di dasar kolam. Staf vila segera menghubungi pihak berwajib dan petugas medis untuk penanganan lebih lanjut. Sayangnya, setelah dilakukan pemeriksaan, tim medis menyatakan bahwa turis meninggal di lokasi kejadian.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 11.30 WITA dan segera menuju lokasi kejadian. Setiba di sana, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa,” ujar Kompol Made Oka saat memberikan keterangan pers di kantor Polsek Kuta Utara pada siang hari yang sama. “Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar untuk dilakukan visum et repertum guna mengetahui penyebab pasti kematiannya. Kami juga tengah meminta keterangan dari saksi-saksi, termasuk staf vila dan rekan korban yang juga menginap di sana.”
Informasi awal yang dihimpun oleh pihak kepolisian menyebutkan bahwa korban bersama rekannya tiba di Bali pada tanggal 28 April 2025 dan menyewa sebuah vila mewah dengan fasilitas kolam renang pribadi. Korban dilaporkan memiliki hobi menyelam dan sering melakukan aktivitas tersebut. Namun, belum diketahui apakah korban memiliki sertifikasi menyelam yang sesuai atau didampingi oleh instruktur profesional saat kejadian nahas ini terjadi. Pihak kepolisian juga belum dapat memastikan apakah ada faktor kelalaian atau penyebab lain yang mengakibatkan turis meninggal tersebut.
Konsulat Jenderal Rusia di Denpasar juga telah diinformasikan mengenai kejadian ini dan tengah berkoordinasi dengan pihak kepolisian serta pihak rumah sakit untuk proses selanjutnya. Diharapkan, penyebab pasti turis meninggal dapat segera diketahui setelah proses investigasi dan visum selesai dilakukan. Insiden ini menjadi pengingat bagi seluruh wisatawan, khususnya yang gemar melakukan aktivitas air, untuk selalu berhati-hati dan memastikan keamanan diri sebelum melakukan kegiatan tersebut. Pihak berwenang mengimbau agar wisatawan selalu didampingi oleh profesional dan mematuhi segala peraturan keselamatan yang berlaku demi mencegah kejadian serupa di kemudian hari.
